Minggu, 09 Januari 2011

Quality management representatif (QMR)

Wakil Manajemen


Rektor/ Ketua Stikes /Direktur menunjuk seorang staf yang disebut QMR (Quality Management Representatif) sebagai wakil manajemen yang memiliki tanggung jawab dan wewenang tersendiri yaitu :

1. Memastikan proses yang diperlukan untuk implementasi sistem manajemen mutu ditetapkan, diimplementasikan dan dipelihara
2. Melaporkan pada Ketua Stikes tentang kinerja sistem manajemen mutu dan perbaikan yang diperlukan .
3. Memastikan peningkatan kesadaran akan persyaratan pelanggan di jajaran Stikes Muhammadiyah Gombong.
4. Melakukan sosialisasi atas kebutuhan-kebutuhan pelanggan, kepada seluruh jajaran di Stikes Muhammadiyah Gombong.
5. Menjadi penghubung dengan pihak luar perguruan tinggi yang berkaitan dengan Sistem Manajemen Mutu.

Dokumen terkait : Pedoman mutu, uraian job QMR

Referensi Klausul : ISO 9001-2008, 5.5.2

Selasa, 04 Januari 2011

Pelatihan dan pendampingan penjaminan mutu

Perguruan tinggi dituntut oleh pemerintah maupun masyarakat harus selalu berkembang, kualitas perguruan tinggi adalah menjadi kebutuhan bersama, baik pengelola perguruan tinggi maupun masyarakat. Masyarakat akan memberikan kepercayaan kepada perguruan tinggi manakala hasil yang di keluarkan sesuai dengan yang diinginkan, sehingga sangat diperlukan penataan terus menerus (Continual improvement) sehingga ditemukan good governance university. Perguruan tinggi dapat menjadi baik manakala sudah mengimplementasikan secara nyata system penjaminan mutu, yang menjadi masalah adalah :


1. Bagaimana cara melaksanakan system penjaminan mutu diperguruan tinggi?

2. Bagaimana alur kerja system penjaminan mutu?

3. Siapa pelaksana mutu?

4. Bagaimana merubah budaya mutu pada staf?

5. Dokumen apa yang dibutuhkan?

6. Bagaimana cara menyusun dokumen manual mutu?

7. Bagaimana melaksanakan audit internal?

8. Bagaiamana hubungan antara system penjaminan mutu dengan akreditasi?


selanjutnya

Pendokumentasian di unit dan atau program studi

A. Definisi

Dokumentasi manajemen mutu adalah sistem manajemen mutu yang terdokumentasi

B. Manfaat Dokumentasi
Manfaat Pendokumentasian dalam manajemen adalah:
1. Dasar Petunjuk pelaksanaan suatu aktifitas secara konsisten
2. Pemahaman perusahaan secara keseluruhan dan pengunaan sumber daya
3. Tugas dan tanggungjawab secara jelas
4. Alat untuk pelatihan karyawan baru
5. Dasar dalam mengaudit
6. rujukan dari aktifitas organisasi
7. bukti kegiatan yang telah dilakukan
8. menghindari konflik dalam organisasi
9. Fondasi dalam perbaikan yang berkesinambungan

Lembaga penjaminan mutu

Perguruan tinggi sebaiknya mempunyai unit atau lembaga khusus yang menangani penjaminan mutu internal, karena akan membantu rektor/ ketua/ direktur dalam melakukan kontrol mutu di semua unit, semua aktifitas. di lembaga ini  ada :
1. QMR (quality management representatif)
2. DC (dokumen kontrol)
3. Team audit

Hierarki dokumen mutu

Dokumen mutu perguruan tinggi meliputi :
  1. Statuta
  2. Pedoman mutu
  3. Rencana Strategis
  4. Kebijakan mutu
  5. Struktur organisasi
  6. Standar akademik
  7. Sasaran mutu
  8. Rencana operasional
  9. Proses model, flow chart atau deskripsi proses
  10. SOP
  11. Pedoman
  12. Instruksi kerja
  13. Komunikasi internal
  14. Daftar rekanan terpilih (approved vendor list)
  15. Form-form
Lebih lanjut untuk memahami pendokumentasian dapat diklik disini
contoh Instruksi kerja penomoran dokumen